9 Tips Biar Sukses Kuliah Sampai Akhir
Mahasiswa baru, bisa dikatakan masih “anak SMA”. Baik pola pikirnya, kebiasaan, dan kadang tingkah lakunya. Namun ini ga berlangsung lama setelah mengenyam perkuliahan, praktikum, dsb. Ada banyak mahasiswa yang cepat beradaptasi dengan dunia kampus, ada yang biasa-biasa saja, ada yang sulit juga adaptasi dengan sistem kuliah.
Yang jelas terdapat perbedaan nyata antara SMA dengan kuliah, baik dari waktu, sistem akademik, kemandirian belajar, atmosfer tempat belajar, dll. Ditambah lagi kalau mahasiswa baru (Maba) adalah anak kost, alias jauh dari orang tua.
Seperti biasa, awal-awal masuk pasti ada namanya OSPEK untuk Maba. Walau di tiap kampus namanya beda-beda, namun intinya adalah program pengenalan kampus, baik itu organisasi ekskulnya, dosen/bagian, sistem akademik, dan masih banyak lagi. Kadang masih ada bentak-bentakan dari kakak senior, namun kayaknya ini cuma beberapa saja, banyak yang sudah enggak.
Ospek lewat, yang biasanya 3-5 hari saja, kemudian saatnya masuk kelas “beneran”. Duduk manis di bangku yang menyatu dengan meja (beda dengan SD-SMA yang pakai meja berlaci). Duduk terserah sesuai kehadiran, biasanya yang datang pertama justru ambil yang belakang atau tengah, sedangkan yang datang telat dapat jekpot duduk paling depan.
Sekarang, bagaimana tips-tips biar sukses kuliah sampai akhir?
1. Rajinlah duduk depan, jangan belakang
Banyak keuntungan duduk depan, yang pasti adalah lebih sempurna mendengarkan penjelasan dosen dan lebih leluasa mencatat dan memahami. Konsekuensinya, kadang kudu butuh keberanian karena bakal sering ditanya-tanyain ma dosen. Tapi ini ga masalah, karena justru sering ditanya jadi malah inget terus sampai ujian.
2. Buat perencanaan di tiap semesternya
Bisa berisi target-target yang ingin di capai.
3. Ikut organisasi
Biasanya awal -awal semangat sekali ikut 4-5 organisasi. Terus kuliahnya terlantar, haha. Sebenarnya sih gpp awal-awal. Tapi kalau sudah semester tengah-tengah dimana mahasiswa tadi menjadi pengurus, fokus saja satu atau dua.
4. Rajin membaca
Jangan sampai ketinggalan setiap power point dosen untuk dikopi. Tapi jangan berhenti dikopi aja, kudu harus DIBACA. Mahasiswa senengnya ngopi-ngopi aja, numpuk rapi atau kalau softkopi rapi di folder. Baru dibuka sehari sebelum ujian, dan akhirnya ga cukup waktu untuk mempelajari semuanya.
Ingat, PPT dosen hanya pemantik dan arahan saja. PPT dosen bisa dikatakan tidak mungkin lengkap, cuma poin poin aja. Kalau mau memahami lebih dalam, baca buku. Untuk semester-semester awal mungkin belum begitu butuh jurnal karena umumnya masih ilmu-ilmu dasar. Pelajari saja buku-buku teks, baik yang bahasa Indonesia ataupun yang bahasa inggris.
5. Jangan jadikan Master laporan sebagai “dewa”
Master adalah laporan tahun lalu dari kakak angkatan pada tiap praktikum. Boleh sih baca master, tapi coba buatlah lebih baik dari master. Master seringkali bertele-tele dan tidak jelas urutannya dan tidak fokus. Coba buat dengan style anda sendiri, mungkin lebih singkat, tapi padat dan URUT.
6. Pelajari soal-soal tahun lalu
Ini penting untuk memberi gambaran soal-soal kesukaan dosen yang biasanya rutin dikeluarkan tiap tahunnya. Tiap dosen pasti punya style masing-masing dalam membuat soal, maka bisa dipelajari style nya dari soal-soal tahun lalu. Coba jawab soal-soal itu jauh-jauh hari sebelum ujian, bila perlu ketika kuliah bisa dijawab misal jika pas topik yang diajarkan sama. Misal kuliah Biologi sel lagi membahas organel-organel, dan ternyata di soal tahun lalu ada pertanyaan terkait organel, pastikan soal-soal yang terkait tersebut selesai di jawab. Begitu seterusnya sampai UTS ataupun UAS.
7. Selalu sarapan
Sarapan itu penting supaya tidak mengantuk dan bisa selalu konsentrasi menerima kuliah dari dosen atau asisten.
8. Anggarkan budget khusus untuk membeli buku
Bisa minta ke orang tua, misal jatah 500ribu-1 juta persemester untuk belanja buku. Buku-buku bisa dicari di Jogja dengan harga lebih murah (sekalian jalan-jalan).
9. Akrab lah dengan kakak kelas
Akrab dengan kakak kelas atau teman sekelompok supaya akses-akses informasi bisa cepat diketahui. Kalau soliter tidak mau bergaul nanti ketinggalan info, dsb.
Sekian dulu, Selamat belajar...


Comments
Post a Comment